Radiasi Sinar Biru Mengancam Kesehatan Mata

  • Whatsapp
banner 468x60

Di era modern ini, perkembangan teknologi yang pesat semakin memudahkan manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Berbagai macam perangkat digital seperti televisi, komputer, tablet dan smartphone menjadi alat pendukung manusia dalam melakukan pekerjaan, mencari hiburan maupun berkomunikasi. Akan tetapi, penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan dampak negatif salah satunya yaitu pada kesehatan mata. Hal ini disebabkan oleh paparan radiasi sinar biru yang berlebihan dari layar perangkat yang kita gunakan terutama jika dalam pencahayaan yang minim (gelap).

Bahaya Radiasi Sinar Biru Bagi Kesehatan Mata

Sinar biru dari matahari pada siang hari bermanfaat dalam meningkatkan perhatian, mood dan pengaturan siklus tidur alami seseorang (circadian rhythm). Namun, penggunaan perangkat digital  membuat paparan sinar biru yang kita alami semakin banyak dan bertambah buruk dengan penggunaan yang berlebihan. Hal inilah yang dapat memicu dampak negatif pada kesehatan mata seperti berikut:

  • Menyebabkan Kelelahan pada Mata

Menatap layar perangkat digital secara terus-menerus dapat menyebabkan kelelahan pada mata yang membuat pupil bereaksi melambat karena terpapar cahaya dalam jangka waktu yang lama. Kelelahan pada mata menyebabkan mata menjadi kering, terasa gatal dan sakit kepala.

  • Menyebabkan Sulit Tidur

Paparan sinar biru yang berlebihan pada malam hari dapat menyebabkan penurunan dalam produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur seseorang. Saat akan tidur, otak mulai memproduksi melatonin namun sinar biru dari perangkat digital mengganggu proses produksi tersebut dan menyebabkan siklus tidur terganggu. Apabila sering tidur larut malam, akan menyebabkan kantung mata menghitam.

  • Menimbulkan Katarak

Mata yang terpapar sinar biru secara terus-menerus dapat mengalami gangguan penglihatan atau katarak yaitu terjadinya kekeruhan pada lensa mata.

  • Menyebabkan Degenarasi Makular

Saat sinar biru masuk ke mata, lensa dan retina tidak dapat memblokir atau memantulkannya sehingga mengenai dan merusak sel fotoreseptor. Rusaknya sel fotoreseptor bisa menyebabkan degenerasi makular (macular degeneration), yaitu penyebab kebutaan yang paling sering terjadi pada orang berusia 50 tahun atau lebih.

Selain itu masih ada beberapa dampak negatif lainnya yang mungkin terjadi dan bisa saja lebih buruk. Oleh sebab itu, agar kesehatan mata tetap terjaga saat menggunakan perangkat digital, lakukanlah beberapa cara berikut:

  1. Mengatur jarak pandang dari perangkat, lebih baik sekitar 30 cm.
  2. Mengistirahatkan mata dengan metode 20/20/20 yaitu setiap menatap layar selama 20 menit, maka harus mengistirahatkan mata selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (6 meter).
  3. Sering mengedipkan mata agar mata tidak kering.
  4. Menggunakan mode pengurangan sinar biru pada layar perangkat.
  5. Tidak menggunakan perangkat ditempat yang pencahayaannya minim (gelap).
  6. Menggunakan kacamata dengan lensa khusus anti radiasi sinar biru.
  7. Memasang filter pada layar perangkat untuk meminimalisir paparan sinar biru
  8. Mengkonsumsi makananan yang mengandung vitamin A.
  9. Periksakan mata ke dokter mata secara rutin selama 6 bulan sekali.

Itulah penjelasan singkat mengenai bahaya dari sinar radiasi serta cara mencegahnya. Nah, supaya terhindar dari bahaya radiasi sinar biru, mari jaga kesehatan mata kita untuk masa depan yang lebih sehat!

Penulis : Anastasia Agnes Pricilia

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *