Sebelum Operasi Mata Minus, coba dibaca dulu informasi ini

  • Whatsapp
banner 468x60

Operasi LASIK mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda yang memiliki masalah penglihatan. Di Indonesia, LASIK pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh Jakarta Eye Center. Hingga saat ini ada lebih dari 30.000 prosedur lasik yang telah dilakukan di Indonesia. Namun, apa sebenarnya operasi LASIK? Mari kita mengetahui lebih lanjut berbagai fakta seputar operasi LASIK di bawah ini.

Apa itu operasi LASIK?

LASIK (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah prosedur bedah rawat jalan yang digunakan untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Prosedur LASIK menggunakan sebuah laser yang digunakan untuk membentuk kornea untuk memperbaiki cara mata memfokuskan sinar cahaya ke retina di belakang mata.

Dengan LASIK, dokter mata menciptakan flap (pembukaan lapisan) tipis di kornea, baik menggunakan pisau atau laser. Dokter bedah kemudian melipat kembali flap tersebut, lalu dengan akurat mengangkat sejumlah khusus jaringan kornea yang berada di bawah flap dengan menggunakan laser excimer. Flap ini kemudian dikembalikan ke tempat asalnya.

Bagi orang yang rabun jauh, LASIK digunakan untuk meratakan kornea yang melengkung terlalu tajam. Namun, bagi orang yang memiliki rabun dekat, LASIK digunakan untuk melengkungkan kornea yang terlalu datar. LASIK juga dapat membenarkan kornea yang tidak teratur menjadi normal untuk penderita astigmatisme.

Bagaimana prosedur operasi LASIK?

LASIK dilakukan saat pasien berbaring di bawah perangkat bedah yang disebut dengan excimer laser pada ruang bedah rawat jalan. Pertama, mata akan diberi beberapa tetes anestesi topikal agar mati rasa. Penahan kelopak mata ditempatkan di antara kelopak mata agar mata terus terbuka dan mencegah pasien untuk berkedip. Sebuah cincin hisap diletakkan pada mata yang terbuka untuk meratakan kornea dan mencegah mata bergerak. Pasien mungkin akan merasakan tekanan dari penahan kelopak mata dan cincin hisap, hal ini mirip dengan jari yang ditekan tegas pada kelopak mata.

Ketika cincin hisap dipasang di mata, pandangan akan meredup atau menjadi gelap. Setelah kornea diratakan, flap pada jaringan kornea diciptakan dengan menggunakan  perangkat microsurgical seperti laser atau pisau bedah. Kemudian flap kornea ini diangkat dan dilipat kembali. Lalu, excimer laser akan mengukur mata sebelum diprogram.

Dokter akan memeriksa bahwa laser tersebut sudah berada pada posisi yang tepat. Setelah laser memotong jaringan kornea, dokter kemudian menempatkan flap kembali dan menghaluskan sisinya. Flap akan menempel pada jaringan kornea dalam 2-5 menit tanpa memerlukan jahitan. Setelah operasi selesai, dokter akan memberikan obat tetes mata dan pelindung mata agar mata terlindungi dari gesekan. Pemulihan penglihatan akan memakan waktu 3-6 bulan setelah operasi.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum operasi LASIK?

Untuk menghindari kemungkinan terburuk, maka Anda harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Tidak memakai soft contact lenses selama 2 minggu sebelum evaluasi awal.
  • Tidak memakai toric soft contact lenses atau rigid gas permeable (RGP) lenses selama 3 minggu sebelum evaluasi pertama.
  • Tidak memakai hard lenses selama 4 minggu sebelum evaluasi pertama.
  • Tidak menggunakan berbagai krim, losion, make up, dan parfum sehari sebelum operasi.

Apa yang harus dilakukan pasca operasi LASIK?

Setelah melakukan operasi LASIK, kondisi Anda belum pulih sepenuhnya. Anda membutuhkan waktu 3-6 bulan hingga mata dapat melihat dengan baik. Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan pasca operasi:

  • Tidak menggunakan make up mata apapun selama 2 minggu.
  • Tidak melakukan olahraga apapun selama 3 hari.
  • Tidak melakukan kegiatan atau olahraga yang berat selama 1 bulan.
  • Menggunakan pelindung mata di malam hari selama 1 bulan.
  • Tidak boleh berenang, berendam di jacuzzi, maupun mandi air panas selama 2 bulan.

Jangan lupa untuk menaati segala peraturan yang diberikan oleh dokter agar mata dapat pulih secara sempurna.

Fakta-fakta lainnya seputar operasi LASIK

Banyak mitos yang beredar seputar operasi lasik, namun untuk mengetahui bahwa mitos tersebut tidak benar, maka perhatikan berbagai fakta LASIK berikut ini:

1. LASIK tidak membuat kebutaan

Hingga saat ini belum ada kasus kebutaan akibat komplikasi operasi LASIK, menurut laporan di Amerika Serikat. Risiko kebutaan dari operasi LASIK sama dengan risiko kebutaan dari pemakaian lensa kontak, yang artinya risiko kebutaan sangatlah kecil.

2. Tidak semua metode LASIK aman dilakukan

Sstiap prosedur LASIK sama-sama melibatkan pembuatan flap di permukaan kornea. Prosedur IntraLase memanfaatkan laser untuk membuat flap, sedangkan prosedur LASIK biasa menggunakan pisau untuk membuat flap. IntraLase memiliki risiko tersendiri, seperti sensitivitas terhadap cahaya, meskipun jarang terjadi. Dokter bedah LASIK Anda akan membantu Anda untuk menentukan prosedur yang tepat untuk dilakukan.

3. Tidak semua orang dapat mengikuti operasi LASIK

Meskipun banyak orang telah melakukan melakukan operasi LASIK, banyak juga orang yang tidak dapat melakukannya. Sekitar 30% pasien yang dievaluasi oleh dokter mata secara rutin, ditolak untuk melakukan operasi LASIK dengan berbagai alasan, mulai dari usia di bawah 18 tahun, sedang hamil atau menyusui, memiliki penyakit atau kondisi kesehatan tertentu, atau kondisi mata yang kurang stabil. Hubungi dokter Anda untuk melakukan pengecekan apakah Anda bisa jadi kandidat untuk operasi LASIK.

4. Operasi LASIK bebas dari rasa sakit

LASIK adalah prosedur efektif paling populer saat ini yang sebagian besar disebabkan oleh kemudahan operasi itu sendiri. Tetes mata digunakan untuk membius mata, dan menjaga mereka nyaman selama operasi dilakukan yang memakan waktu hanya 15 menit untuk kedua mata. Anda akan merasakan tekanan sebentar, namun proses laser pada mata bebas dari rasa sakit. Jika Anda merasa gugup sebelum prosedur dimulai, maka dokter bedah akan memberikan obat penenang berdosis ringan untuk membuat Anda santai.

sumber : hellosehat.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *